Priyo Adi Wicaksono – 190.06.060

Oktober 19, 2008

Light Speed Cruiser

Filed under: Uncategorized — kiamatsudahdekat @ 7:14 am

Berpacu dengan Kecepatan Cahaya

 

Kecepatan cahaya menurut Einstein adalah sebuah kecepatan yang absolut. Dengan angka kecepatan 299.792.458 m/s ekuivalen 300.000.000 m/s ekuivalen 300.000 km/s (wikipedia: speed of light) tidak ada partikel lain yang dapat menembus kecepatan tersebut kecuali cahaya itu sendiri, akan tetapi kecepatan cahaya yang dahsyat tersebut dapat kita dekati. Namun, itu semua hanyalah teori yang mungkin benar dan mungkin saja salah. Untuk membuktikan teori tersebut, kita harus mencoba dengan berbagai macam teknik. Sebut saja teknik yang baru-baru ini yang akan diujicoba adalah Large Hadron Collider (LHC) sebuah teknik akselerator partikel positron dan elektron dengan kecepatan sekitar 0,99c atau 99% mendekati kecepatan cahaya guna mengetahui teori big bang.

 

 

Kemudian saya berfikir, mengapa hanya elektron dan positron yang dapat mudah mendekati kecepatan cahaya tersebut? Saya sendiri tertarik untuk merasakan sensasi mengarungi kecepatan cahaya tersebut. Dalam siaran TV, saya pernah mendengar penjelasan bahwa manusia tidak mungkin menjelajah kecepatan cahaya tersebut karena gaya gravitasi atau G-Force yang diberikan cukup untuk meremukkan seluruh organ badan manusia dengan kecepatan sebesar itu. Lalu saya berfikir lagi, mungkin itu hanya berlaku di bumi mengingat penjelasan tersebut mengasumsikan perjalan dilakukan di bumi yang memiliki gaya gravitasi. Mungkin hasilnya akan berbeda apabila kita melakukan hal tersebut di ruang yang medan gravitasinya minimal (mendekati nol) atau nol.

Kemudian saya berfikir sebuah alat yang dapat membantu kita berpacu dengan kecepatan cahaya. Alatnya seperti tergambar di bawah ini:

 

 

 

Saya tebayang dengan hukum fisika meng-konfersi kecepatan sudut menjadi kecepatan linear yakni: V = ωL [V = kecepatan linear (m/s); ω = kecepatan sudut (rad/s); dan L = panjang lengan (meter)]. Hukum fisika tersebut saya pikir sangat mungkin digunakan untuk penjelajahan kecepatan cahaya. Dengan melihat gambar diatas, kecepatan sudut poros rotor yang diperlukan hanya sebesar 6281,37 RPM atau ekuivalen 59.958,4916 rad/s, dengan panjang lengan rotor 5000 Meter atau 5 Km, yang mana tepat diujung lengan rotor tersebut dipasangkan semacam kapsul sebagai tempat penumpang yang akan menjelajah kecepatan cahaya. Sesuai perhitungan matematik dengan menggunakan rumus fisika dan data diatas, kita mungkin saja berpacu dengan kecepatan cahaya dengan sangat mudah.

Iklan

Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: