Priyo Adi Wicaksono – 190.06.060

Oktober 19, 2008

Plane Eject Technology

Filed under: Uncategorized — kiamatsudahdekat @ 6:51 am

Pesawat Komersial dengan Fasilitas Eject

 

Pesawat terbang adalah salah satu alat transportasi masal yang cepat dan dapat membawa puluhan bahkan ratusan penumpang. Dengan kemampuan jelajah lebih dari 30.000 kaki diatas permukaan laut, dan dengan memiliki kecepatan lebih dari 600 km/h. Praktis itu semua menjadikan pesawat terbang sebagai kendaraan transportasi massal tercepat untuk saat ini.

 

Boeing 737-400 Series

Boeing 737-400 Series

Namun, ongkos operasional pesawat terbang sangatlah tinggi. Dapat dilihat dari ongkos perawatan pesawat (maintenance cost), ongkos bahan bakar (fuel cost), dan ongkos katering (catering cost) apabila maskapai yang bersangkutan mengedepankan aspek kenyamanan penumpang. Disamping itu, kita juga mengenal istilah Low Cost Carrier (LCC) atau tawaran bepergian secara murah dengan menggunakan pesawat terbang. Masalahnya kini, mereka harus mengurangi ongkos yang mana? Sungguh membahayakan apabila maskapai LCC tersebut mengurangi ongkos perawatan pesawat yang akan secara signifikan mengurangi safety (keamanan) ketika saat terbang. Tentu hal tersebut sangatlah merugikan segala pihak, termasuk maskapai itu sendiri, penumpang (sebagai korban langsung), dan juga pemerintah.

 

 

 

Lain ceritanya apabila pesawat terbang itu sendiri dilengkapi oleh sistem pengamanan aktif dan pasif seperti layaknya mobil-mobil mewah eropa. Yang membedakannya adalah cara mengaplikasikan teknologi tersebut kedalam sistem pesawat terbang. Contohnya saja seperti yang diaplikasikan di pesawat tempur masa kini. Ya, sistem eject adalah solusi sistem keselamatan penumpang yang paling efektif – menurut saya – untuk menyelamatkan segenap penumpang yang ada di dalam pesawat komersial tersebut.

 

 

Sistemnya secara kasar dapat digambarkan dengan membagi 3 bagian kabin (kapsul) dalam pesawat, yaitu kokpit, kabin penumpang, dan bagasi serta tangki bahan bakar agar tidak terjadi ledakan. Apabila dalam keadaan darurat dan pesawat benar-benar dalam masalah serius dan akan jatuh, maka prosedur eject harus segera dilakukan; dengan urutan teknis, tangki bahan bakar dan masing-masing kabin pesawat terlepas dari bodi utama pesawat secara bersamaan yang menyisakan chassis utama pesawat (sayap, rudder, mesin jet, dll.),  kemuadian parasut di setiap kabin serta tangki bahan bakar mengembang, praktis parasut untuk kabin penumpang dibutuhkan lebih banyak dan lebih besar karena bobotnya yang berat. Untuk pendaratan kapsul di atas air, telah disediakan semacam kantung udara diluar kapsul agar dapat mengambang. Setelah mendarat dengan selamat di darat, barulah kapten pesawat mengirim pesan radio kepada tim sar lokasi kokpit, kabin penumpang serta bagisi untuk kemudian dievakuasi. Yang akhirnya kecelakaan yang berpotensi berujung maut dapat dihindarkan.

Iklan

2 Komentar »

  1. Salam kenal,
    Bagus juga idenya…Mudah-mudahn bisa terwujud untuk aplikasi pesawat komersial masa datang.
    Punya komunitas dunia penebangan?…ingin berbagi cerita dan ide…
    Trim’s

    Komentar oleh Burhan Aero — Oktober 23, 2008 @ 2:53 am | Balas

  2. Salam kenal juga..
    Aamiin..
    terimakasih banyak atas komentarnya..

    mmm..
    sebenarnya saya tidak punya komunitas penerbangan..
    hanya saja, saya suka bertukar pikiran sama teman saya di jurusan penerbangan ITB..
    hehehe..

    lagi pula, blog ini hanya untuk memenuhi tugas kuliah saja..

    semoga maskapai penerbangan Indonesia bisa bersaing untuk kedepannya..

    Thnx..

    Komentar oleh kiamatsudahdekat — November 1, 2008 @ 1:05 pm | Balas


RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: